Instalasi Debian 7 Wheezy di VirtualBox
Perkenalan Debian.
Debian adalah salah satu distro Linux yang sangat di gemari di kalangan anak-anak TKJ, ada juga salah satu distro Debian yaitu Ubuntu, Perintah-Perintahnya tidak jauh berbeda dari debian jadi tidak perlu khawatir akan hal itu
Nama dari debian itu berawal dari Kisah Cinta (sial kisah cinta macam apa ini :( ) antara Ian Murdock dan Debra lyn, jadilah nama Debian, walaupun pada akhirnya mereka harus berpisah dan akhirnya Ian memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.
oke balik lagi ke materi xD
Debian ini salah satu Perangkat Lunak Software yang terbuka atau open-source yang mayoritasnya memakai lisensi GNU (General Publilc Lisence) dan beberapa lisensi linux lainnya, Debian ini masih satu keluarga dengan Unix-Like, pada bagian Kernel Debian dia memakai Kernel Linux bebas yang lainnya makanya itu Debian lebih dikenal dengan Debian GNU/Linux ada juga beberapa distro debian yaitu Ubuntu, Knoppix, Xubuntu, Mint dll.
Debian ini Mempunyai beberapa Versi di mulai dari :
- Debian 1.1 ( Buzz)
- Debian 1.2 ( Rex )
- Debian 1.3 ( Bo )
- Debian 2.0 ( Hamm )
- Debian 2.1 ( Slink )
- Debian 2.2 ( Potato )
- Debian 3.0 ( Woody)
- Debian 3.1 ( Sarge )
- Debian 4.0 ( Etch )
- Debian 5.0 ( Lenny )
- Debian 6.0 (Squeeze )
- Debian 7 ( Wheezy )
- Debian 8 ( Jessie )
- Debian 9 ( Strech )
- Debian 10 ( Buster )
- Debian 11 ( Bulleye )
- Debian 12 ( Bookworm )
Perlu di ingat ini saya Menulis blog ini tahun 2018 kemungkinan besar bakalan ada beberapa tambahan lagi untuk versi debian, dan setiap versi dari debian ini tidak jauh berbeda ada beberapa yang perbedaanya menonjol ada juga yang tidak contoh di Debian 7 kita biasanya untuk menggedit Webstie Directory itu berada di " /var/www/" dan ketika kita pindah/beralih ke Debian 8 itu akan berbeda untuk tempat konfigurasi Filenya tidak jauh berbeda si " /var/www/html/ ".
Praktek
Sebelum kita memulai prakteknya jika kalian tidak tahu cara memulai VirtualBoxnya kalian bisa melihatnya disini xD
oke, Pertama tama kalian harus setidaknya meyiapkan beberapa aplikasi atau bahan :
- Perangkat Lunak/Software VirtualBox atau Aplikasi Virtualisasi apapun
- ISO Debian 7
- Laptop minimal RAM 2GB
buatlah Virtualisasi kalian, jika sudah maka tampilannya seperti ini
Jika sudah, klik Setting disini ada beberapa yang harus kita setting, seperti Strorage/Peyimpanan, Network/Jaringan, dan sistem ini optional.
Jika sudah kalian akan melihat tampilan seperti ini, nah disini kalian bisa pilih ke Storage dulu atau ke Network dulu itu seterah kalian xD, jadi kenapa ke setting dulu kenapa gk mulai langsung? nanti akan di jelaskan.
jika sudah, saya akan pergi ke Storage dulu untuk Memasukan ISO Debiannya xD, jika kalian tidak ada secara langsung, kalian bisa memilih " Choose Virtual Optial Disk " lalu kalian cari ISOnya berada dimana, karena saya ada secara langsung / pernah saya install yah jadi ada langsung di situ deh xD historynya munkin :3
jika sudah Memilih ISOnya, kalian bisa pindah ke tab Network, disini Networknya saya pilih " Not Attachment " kenapa ? karena ketika saya install Debiannya itu akan Mendownload semua yang ada di Jaringan luar dan itu bakalan lama, atau kalian bisa pilih Jaringa Internal atau yang lain lain intinnya disini seterah kalian si xD, untuk penjelasan setiap Jaringan yang berada di VirtualBox nanti saya akan bahas setelah ini xD atau kapan kapan ya :3
jika sudah kalian bisa klik Start / Mulai yang tombol Hijau
Penjelasan :
- Install : Kita menginstall Sistem Operasi / OS secara CLI / Command Line Interface artinya kita hanya menggunakan Keyboard untuk melakukan Instalasinya
- Graphical Install : kebalikan dari Install, Jadi kita install Sistem Operasinya secara GUI / Graphic User Interface kita bisa menggunakan Keyboard dan Mouse
- Advanced Option : disana ada beberapa Opsi lagi sepertiBack : Kembali lagiExpert Install : saya belum coba jadi saya tidak tahu ini apa, silahkan cari saja penjelasannya di google xDRescue Mode : Masuk ke safe mode seperti yang ada di WindowsAutomated Install : Instal debian otomatis (Saya belum mecobanya)Graphical Expert Install : saya belum mencobanyaGraphical Rescue Mode : Belum CobaGraphical Automated Install : belum cobaAltermative Desktop Enviroment : disini ada beberapa bagian, bagi yang belum tahu apa itu DE atau Desktop Enviroment itu adalah Tampilan GUI, disana ada beberapa pilihan seperti KDE, XFCE, dll
- Help : Bantuan seperti biasa
- Install With Speech sysntheis : saya belum tahu ini apa
jika sudah kalian bisa memilih Install atau Graphical Install pada dasarnya mereka berdua sama saja hanya beda CLI sama GUI xD, saya akan memilih Install, disini saya akan memilih bahasa inggris, karna kalau kita memakai bahasa indonesia ( maaf bukannya menyinggung ) itu menurut saya aneh bahasanya terlalu baku :3 sekali lagi mohon maaf
Setelah itu kalian akan disuruh pilih tempat tinggal kalian berada dimana atau lokasi kalian ada dimana, jika kalian ingin implementasi kannya di Real-Life atau dunia nyata, sangat di anjurkan dengan memilih dengan benar.
Jika sudah menentukan dimana Lokasi Servernya, kalian disini akan disuruh pilih Keyboard Use, maksudnya Keyboard ini memakai Tipe yang mana? karena setiap negara memakai beda beda tipe walaupun secara fisik tipenya sama. tapi sangat di anjurkan memilih tipe US karena kalau kalian pilih Jepang atau China kalian ketik " A " nanti malah keluarnya bahasa yang kalian gk ngerti lagi wkwk :v
Disini kalian akan akan melihat tulisan " Network Autoconfiguration Failed " kenapa? karena ketika saya pilih setting, saya milihnya " Not Attachment " jadi jangan khawatir ok xD
Disini saya akan bahas beberapa.
- Retry network autoconfiguration : Mencoba kembali
- Retry network autoconfiguration with a DHCP hostname : mencoba kembali juga tapi dengan ip yang di sediakan oleh Hostname ( jujur belum pernah coba )
- Configure Network Manually : membuat atau konfigurasi IP secara Manual mulai dari Host Pertama, Gateway, Netmask/Subnet dll
- Do not configure the network at this time : kita tidak konfigurasi jaringannya saat ini, yang artinya kita konfigurasi jaringannya secara manual ketika sudah selesai OSnya
lalu disini kalian akan disuruh mengetik Hostname atau Nama dari OS/Sistem Operasi kalian NAMANYA, (jangan ngegas lah wkkw) disini kalian seterah isi apa saja nama Hostname ini bisa kalian ubah lagi.
lalu kalian disuruh masukin Root Password apa si itu Root?, pada dasarnya Root itu seperti Presieden menurut w karena dialah yang memerintahkan apa saja maksudnya dia bisa ngapain aja selama itu punya dia, Root ini kalian masukin aja passwordnya perlu di ingat ok
GID Root itu di Debian " 0 "
GID User Biasa itu " 1001 / 1002 / 1003 " dll
GID Root itu di Debian " 0 "
GID User Biasa itu " 1001 / 1002 / 1003 " dll
lalu kalian disini disuruh buat nama untuk user baru seterah isinya apa saja dan kalian disuruh masukin passwordnya juga xD sama seperti Root
terus disini kalian disuruh pilih Waktu atau Jamnya pilih aja sesuai tempat masing-masing
sehabis itu kalian disini akan disuruh Membuat Partisi Hardisk, perlu di ingat untuk Linux setidaknya dia mempunyai satu partisi root " / " dan partisi swap, jika tidak ada salah satunya ( swap bisa di ganti dengan RAID dll) maka instalasi gagal
Penjelasan partisinya :
- Guided Use Entire Disk : ini akan di pandu dari sananya dan menggunakan semua Disk/HardDisk Virtual kalian walaupun tidak semua.
- Guided Use entire disk and set up LVM : LVM ini ( Logical Volume Manager ) jadi kalian bisa menambahkan dan mengurangi HardDisk kalian sesuka hati memakai Disk Mangaer atau Gparted, untuk penjelasan lebih lanjut LVM silahkan baca Wikipedia atau tunggu penjelasannya disini
- Guided User Entire Disk and set up Encrypted LVM : ini saya belum coba dan kgk tahu ini apa, kemungkinan sama seperti di atas tapi bedanya filenya bakalan di enkripsi
- Manual : ini kita akan memilih dan mengkonfigurasi HardDisk kita secara Manual mulai dari 0
lalu kalian pilih HardDisk kalian.
klik Enter aja langsung
disini kalian bisa milih ALL FILES, karena kalau saya jelaskan disini bakalan Lama dan saya yakin beberapa dari kalian malah untuk membacanya :3 jadi seperti biasa kalian bisa searching di mbah Google atau Search Engine lainnya atau kalian bisa tunggu untuk saya bahas di blog ini xD
Disini kalian hanya disuruh untuk memastikannya saja ketik Enter aja
disini juga kalau udah YAKIN pilih YES ( bukan oh yes oh no k, kwkwkw )
abis itu tunggu ini, sampai selesai
Jika sudah selesai maka akan terlihat seperti itu, ini hanya mau SCAN CD/DVD lagi atau nggk udah itu aja capek w cuk ngetik di jam 1 malem :3
disini Configure the package manager itu kalian ingin download beberapa paket yang ada di internet atau nggk? karena saya gk ada internetnya VirtualBoxnya maka saya pilih " NO " aja xD
Tunggu lagi aja
itu keknya untuk survei doank si yang di adain di popcon.debian.org saya belum tahu secara PASTI karena malah membaca apa si itu DPKG dalam Linux? hmmm... bagi yang tau silahkan Commed ya xD
disitu kalian disuruh mau install paket apa saja ketika sudah selesai instalasinya, dikarenakan saya ingin install paketnya nanti aja ketika udah jadi maka seluruhnya saya hapus menggunkaan " SPASI " dan sisain untuk standard system utilities~apalah
Penjelasan
- Debian Desktop Enviroment : udah tau kan? dah gk usah di bahas
- Web Server : HTTP/HTTPS, APACHE/LIGHTTPD
- Print Server : CUPS
- SQL Database : bisa MYSQL-SERVER atau MARIADB-SERVER
- DNS Server : BIND9
- File Server : bisa FTP ( File Transfer Protocol ) atau SAMBA
- Mail Server : Bisa smtp / pop3
- Ssh Server : openssh-server atau ssh
- Laptop : kgk tau ini apa demi
- Standard System Utilites~apalah : sistem bawaan seperti : Ping, Nslookup, Dig dll
Di tunggu lagi
GRUB Boot perlu di ingat ini sangat penting untuk memastikan apakah Instalasi Berhasil atau tidak, Grub ini saya males jelasin demi itu udah ada di internet BUANYAK :v intinnya untuk GRUB itu ada 2 tipe ada GRUB ada LILO done, Disini kalian WAJIB memilih YES gk make SUNNAH gk make Makruh dll dan HARAM untuk memilih NO wkwk :3
AKHIRNYA SELESAI YES, disini Continue aja dan silahkan tunggu
Tampilan Debian 7 Wheezy ketika sudah di install ini CLI ya jadi kita harus mengetik xD





































Comments
Post a Comment